Selamat Datang di Website Pesantren Assa'adah Depok, Telah dibuka PENERIMAAN SANTRI BARU TP. 2027/2028

Pesantren Assa'adah Gelar Mudzakarah Mingguan Kitab Syarah Minhaj, Mengupas Fikih Mendalam hingga Ushul Fikih



DEPOK – Pesantren Assa'adah baru-baru ini meluncurkan kegiatan akademik mingguan yang sangat berharga, yakni Mudzakarah Mingguan Kitab Syarah Minhaj. Kajian mendalam ini telah resmi dimulai dan dijadwalkan berlangsung secara rutin setiap malam Jumat, dimulai pukul 20.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 22.00 WIB. Pertemuan perdana telah sukses dilaksanakan pada Kamis malam Jumat, 4 Desember 2025, menarik perhatian dan antusiasme tinggi dari para peserta.

Materi utama yang menjadi fokus pembahasan adalah Kitab Kanzurraghibin karya Syekh Jalaluddin Al Mahalli. Kitab ini merupakan karya Syarah (penjelasan) yang komprehensif terhadap Kitab Minhajut Thalibin karya Imam Nawawi. Keunikan dari kitab Kanzurraghibin adalah sistematika penyusunannya yang cenderung menguraikan permasalahan fikih secara manhaj (metodologis), lengkap dengan pemaparan dalil-dalil dan alasan logis di baliknya. Hal inilah yang menjadikan mudzakarah ini sangat menarik, sebab pembahasan tidak hanya terpaku pada fikih semata, tetapi juga akan berkembang dan mendalam hingga menyentuh ranah Ushul Fikih.

Kegiatan ini secara spesifik diselenggarakan dalam format kajian diskusi yang interaktif. Mekanismenya, materi kitab akan dibaca dan disajikan oleh para asatidz yang telah siap secara bergantian setiap pekannya, membuka ruang diskusi mendalam bagi seluruh hadirin. Sifat kajian yang diskusif ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman yang tidak hanya tekstual tetapi juga kontekstual.

Kegiatan ilmiah ini mendapat dukungan penuh dari seluruh jajaran Pesantren Assa'adah, khususnya dari pengasuh, KH. Moh. Abdul Mujib. Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap semangat belajar para Asatidz untuk mengembangkan diri, pihak Pesantren bahkan telah membelikan kitab kajian secara gratis kepada seluruh peserta yang hadir pada pertemuan pertama minggu lalu. Tercatat sebanyak 31 orang peserta yang hadir pada sesi perdana tersebut kini telah memiliki Kitab Kanzurraghibin masing-masing.

Patut diketahui bahwa Kitab Minhajut Thalibin merupakan salah satu kitab paling monumental dan sentral dalam Madzhab Syafi'i. Kedudukannya yang penting tercermin dari fakta bahwa kitab ini telah disyarahi oleh lebih dari 50 ulama (syarikh), menghasilkan lebih dari 50 judul kitab penjelasan yang beredar luas. Minhajut Thalibin sendiri merupakan ringkasan yang berada di puncak silsilah kitab dalam Madzhab Syafi'i, yang merupakan resume dari Al Muharrar (karya Ar-Rafi’i). Secara berurutan, Al Muharrar adalah resume dari Al Wajiz, Al Wajiz resume dari Al Wasith, Al Wasith resume dari Al Basith (semuanya karya Al-Ghazali). Al Basith adalah resume dari An Nihayah (Nihayatul Mathlab fi Dirayatil Madzhab karya Imamul Haramain Al-Juwaini), dan An Nihayah pada akhirnya merangkum empat kitab induk Madzhab Syafi'i: Al-Umm, Al-Imla’, Mukhtashar Al-Muzani, dan Mukhtashar Al-Buwaithi. Melalui Mudzakarah Mingguan ini, Pesantren Assa'adah berupaya mencetak generasi santri yang memiliki pemahaman keagamaan yang komprehensif, metodologis, dan mumpuni dalam ilmu fikih dan ushul fikih.

Kontributor: M Nur Sholihin
Gambar dan Foto: M. Nur Sholihin

0 Komentar

× Promosi