Inilah Para Peraih Juara Musabaqah Qiroatil Kutub Se-Jabodetabek di Pesantren Assa’adah

Depok - Pelaksanaan Musabaqah Qiroatil Kutub (MQK) Se-Jabodetabek yang digelar di Pesantren Assa’adah resmi melahirkan para juara dari masing-masing cabang lomba dan jenjang marhalah. Kompetisi ini diikuti oleh santri dari berbagai pesantren di wilayah Jabodetabek dan menjadi ajang pembuktian kemampuan santri dalam membaca serta memahami kitab kuning.

Para peserta terbaik dinilai berdasarkan ketepatan baca, pemahaman makna, penguasaan kaidah nahwu–sharaf, serta kelancaran penyampaian. Berikut daftar lengkap para peraih juara MQK Se-Jabodetabek di Pesantren Assa’adah:

1. Marhalah Wustho – Kitab Fathu Robbil Bariyyah

Juara I: Muhammad Habiburrahman (Pondok Pesantren Al Awwabin)

Juara II: Muhyan Farih Muayyad (Pondok Pesantren Alhamid)

Juara III: Ahmad Muktafa Rahman (Pondok Pesantren Arrofii)

2. Marhalah Ula – Kitab Matan Jurumiyah

Juara I: Jasmin Almahvira P. (Pondok Pesantren Alhamid)

Juara II: Sayyidah Hilwah Nafiza (Pondok Pesantren Daarul Azmi)

Juara III: Nisa Adhiya (Pondok Pesantren Arrafii)

3. Marhalah Wustho – Kitab Fathul Qarib

Juara I: Fauzan Abdillah (Pondok Pesantren Alhamid)

Juara II: Ridho Nizar Maulana (Pondok Pesantren Daarul Shofa)

Juara III: Misbah Asa Zidane (Pondok Pesantren Arrahmaniyah)

4. Marhalah Ula – Kitab Safinatun Naja

Juara I: M. Athar Harits (Pondok Pesantren Arrafii)

Juara II: Zahrotun Nabila (Pondok Pesantren Arrafii)

Juara III: Dzakiyah Talita Sakhi (Pondok Pesantren Daarul Azmi)

Pihak panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam MQK Se-Jabodetabek ini. Para peraih juara diharapkan dapat terus mengembangkan kemampuan keilmuannya serta menjadi motivasi bagi santri lainnya untuk lebih bersungguh-sungguh dalam mendalami kitab kuning.

Melalui MQK ini, Pesantren Assa’adah berharap tradisi keilmuan pesantren tetap terjaga, ukhuwah antar santri semakin kuat, serta lahir generasi santri yang unggul dan berakhlak dalam bingkai Ahlussunnah wal Jama’ah.

Kontributor: M Nur Sholihin

0 Komentar

× Promosi