Assa’adah — Dalam rangka menghidupkan tradisi ilmiah dan spiritual pesantren di bulan suci Ramadhan, Pesantren Assa’adah kembali menyelenggarakan Pengajian Kitab Ramadhan 1447 H yang diikuti oleh seluruh santri putra dan putri.
Kegiatan pengajian ini dilaksanakan secara rutin ba’da Subuh, ba’da Ashar, dan ba’da Tarawih, dengan pembagian peserta serta lokasi yang tertib dan terarah sesuai dengan karakteristik masing-masing kajian.
Pengajian Ba’da Subuh
Pada waktu ba’da Subuh, pengajian dibagi menjadi dua majelis.
Untuk santri putri yang bertempat di Area Asrama Putri, kitab-kitab yang dikaji meliputi Ashnaful Maghruurin yang dibacakan oleh Ust. M. Nur Sholihin, Al-‘Auliyā’ oleh Ustzh. Nurfitri Yani, Al-Adabu Ma‘arrosuli oleh Ustzh. Putri Ramadhani, serta Ihyaus Sunan Al-Mahjuroh oleh Ust. Sandi Maryadi.
Sementara itu, santri putra mengikuti pengajian di Area Asrama Putra dengan kajian Tashil Nailil Amani yang diampu oleh Ust. Sahal Mahfud, Mukhtashor Abi Jamroh oleh Ust. Ma’lumuddin, serta Fiqhul Halal wal Haram yang dibaca oleh Ust. A. Hazami dan Ust. Nuzula Dwiyoga.
Pengajian Ba’da Ashar
Pengajian ba’da Ashar juga dibagi berdasarkan peserta putra dan putri.
Untuk santri putri yang bertempat di Area Asrama Putri, kajian meliputi Fiqhul Halal wal Haram oleh Ust. A. Hazami dan Ust. Nuzula Dwiyoga, Mukhtashor Abi Jamroh oleh Ust. Ma’lumuddin, Ihyaus Sunan Al-Mahjuroh oleh Ust. Sandi Maryadi, serta kajian khusus Bulughul Maram untuk kelas 12 yang diampu oleh Ust. M. Sahal.
Adapun santri putra yang mengikuti pengajian di Area Asrama Putra mendapatkan kajian Fitan Akhir Zaman yang disampaikan oleh Ust. A. Sokhib, Al Akhlaqu lil Banin Juz 2 oleh Ust. Luthfan S. Firdaus, serta Karamatus Syaikh Abd Qadir yang dibaca oleh Ust. M. Nur Sholihin.
Pengajian Umum Ba’da Tarawih
Sebagai puncak kegiatan pengajian Ramadhan, Pesantren Assa’adah juga menyelenggarakan pengajian umum ba’da Tarawih yang diikuti oleh seluruh santri putra dan putri. Pengajian ini dilaksanakan di Halaman Madrasah dan dibaca langsung oleh KH. M. Abdul Mujib dengan kajian kitab Hujjah Ahlissunnah wal Jamaah.
Melalui rangkaian Pengajian Kitab Ramadhan ini, Pesantren Assa’adah berharap dapat memperkuat tradisi keilmuan pesantren, menanamkan pemahaman akidah Ahlussunnah wal Jamaah, serta membentuk karakter santri yang berilmu, berakhlak, dan berkomitmen dalam khidmah keumatan. Bulan Ramadhan pun diharapkan benar-benar menjadi madrasah ruhani bagi seluruh santri.

0 Komentar